TIM TPP WATUNOHU

Monitoring TPP Watunohu.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 13 April 2026

Sinergi Antara Kecamatan dan Pendamping Desa di Kecamatan Watunohu Dalam Mendukung OJT Kader Pembangunan Manusia (KPM)

 Oleh:  Annisa FS

Watunohu – Pendamping Desa Kecamatan Watunohu melaksanakan kegiatan koordinasi bersama Camat Watunohu, Zakaria Kasim, SH, terkait pelaksanaan On the Job Training (OJT) Kader Pembangunan Manusia (KPM) dalam rangka mendukung percepatan penurunan stunting di wilayah Kabupaten Kolaka Utara.

Kegiatan koordinasi ini berlangsung di Kantor Kecamatan Watunohu dan dihadiri oleh Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa, serta unsur pemerintah kecamatan. Pertemuan tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi lintas sektor dalam pelaksanaan OJT KPM di seluruh desa di Kecamatan Watunohu.

Dalam arahannya, Camat Watunohu menekankan pentingnya peran Kader Pembangunan Manusia sebagai ujung tombak dalam upaya konvergensi pencegahan stunting di tingkat desa. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan program ini sangat ditentukan oleh kualitas pendataan, pemantauan, serta pelaporan yang dilakukan oleh KPM di lapangan.

Pendamping Desa (Rusmin, ST) dalam kesempatan tersebut memaparkan rencana pelaksanaan OJT yang meliputi peningkatan kapasitas kader dalam pendataan sasaran rumah tangga 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), pemantauan layanan kesehatan dan gizi, serta penggunaan aplikasi e-HDW sebagai instrumen pelaporan kegiatan.

Selain itu, dibahas pula strategi pendampingan yang efektif agar KPM dapat menjalankan tugasnya secara optimal, termasuk koordinasi dengan pemerintah desa dan tenaga kesehatan setempat. Sinergi antara pemerintah kecamatan, pendamping desa, dan kader diharapkan mampu mempercepat pencapaian target penurunan stunting di wilayah Watunohu.

Kegiatan koordinasi ini diharapkan menjadi langkah awal yang strategis dalam memastikan pelaksanaan OJT KPM berjalan efektif, terarah, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Kolaka Utara.Watunohu – Pendamping Desa Kecamatan Watunohu melaksanakan kegiatan koordinasi bersama Camat Watunohu, Zakaria Kasim, SH, terkait pelaksanaan On the Job Training (OJT) Kader Pembangunan Manusia (KPM) dalam rangka mendukung percepatan penurunan stunting di wilayah Kabupaten Kolaka Utara.

Kegiatan koordinasi ini berlangsung di Kantor Kecamatan Watunohu dan dihadiri oleh Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa, serta unsur pemerintah kecamatan. Pertemuan tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi lintas sektor dalam pelaksanaan OJT KPM di seluruh desa di Kecamatan Watunohu.

Dalam arahannya, Camat Watunohu menekankan pentingnya peran Kader Pembangunan Manusia sebagai ujung tombak dalam upaya konvergensi pencegahan stunting di tingkat desa. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan program ini sangat ditentukan oleh kualitas pendataan, pemantauan, serta pelaporan yang dilakukan oleh KPM di lapangan.

Pendamping Desa dalam kesempatan tersebut memaparkan rencana pelaksanaan OJT yang meliputi peningkatan kapasitas kader dalam pendataan sasaran rumah tangga 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), pemantauan layanan kesehatan dan gizi, serta penggunaan aplikasi e-HDW sebagai instrumen pelaporan kegiatan.

Selain itu, dibahas pula strategi pendampingan yang efektif agar KPM dapat menjalankan tugasnya secara optimal, termasuk koordinasi dengan pemerintah desa dan tenaga kesehatan setempat. Sinergi antara pemerintah kecamatan, pendamping desa, dan kader diharapkan mampu mempercepat pencapaian target penurunan stunting di wilayah Watunohu.

Kegiatan koordinasi ini diharapkan menjadi langkah awal yang strategis dalam memastikan pelaksanaan OJT KPM berjalan efektif, terarah, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Kolaka Utara.Watunohu – Pendamping Desa Kecamatan Watunohu melaksanakan kegiatan koordinasi bersama Camat Watunohu, Zakaria Kasim, SH, terkait pelaksanaan On the Job Training (OJT) Kader Pembangunan Manusia (KPM) dalam rangka mendukung percepatan penurunan stunting di wilayah Kabupaten Kolaka Utara.

Kegiatan koordinasi ini berlangsung di Kantor Kecamatan Watunohu dan dihadiri oleh Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa, serta unsur pemerintah kecamatan. Pertemuan tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi lintas sektor dalam pelaksanaan OJT KPM di seluruh desa di Kecamatan Watunohu.

Dalam arahannya, Camat Watunohu menekankan pentingnya peran Kader Pembangunan Manusia sebagai ujung tombak dalam upaya konvergensi pencegahan stunting di tingkat desa. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan program ini sangat ditentukan oleh kualitas pendataan, pemantauan, serta pelaporan yang dilakukan oleh KPM di lapangan.

Pendamping Desa dalam kesempatan tersebut memaparkan rencana pelaksanaan OJT yang meliputi peningkatan kapasitas kader dalam pendataan sasaran rumah tangga 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), pemantauan layanan kesehatan dan gizi, serta penggunaan aplikasi e-HDW sebagai instrumen pelaporan kegiatan.

Selain itu, dibahas pula strategi pendampingan yang efektif agar KPM dapat menjalankan tugasnya secara optimal, termasuk koordinasi dengan pemerintah desa dan tenaga kesehatan setempat. Sinergi antara pemerintah kecamatan, pendamping desa, dan kader diharapkan mampu mempercepat pencapaian target penurunan stunting di wilayah Watunohu.

Kegiatan koordinasi ini diharapkan menjadi langkah awal yang strategis dalam memastikan pelaksanaan OJT KPM berjalan efektif, terarah, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Kolaka Utara.

Kamis, 09 April 2026

1


 

Rapat Koordinasi TPP Kabupaten Kolaka Utara Melalui Zoom Meeting, Tingkatkan Kapasitas Pendamping Desa

Oleh : Rusmin

 Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kabupaten Kolaka Utara melaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) secara daring melalui Zoom Meeting dalam rangka meningkatkan kapasitas dan profesionalisme pendamping desa. Kegiatan ini dihadiri oleh Tenaga Ahli, Pendamping Desa (PD), serta Pendamping Lokal Desa (PLD) se-Kabupaten Kolaka Utara, yang mengikuti rangkaian acara dengan penuh antusias dan partisipasi aktif.

Rakor ini menghadirkan agenda strategis yang berfokus pada penguatan kompetensi teknis pendamping desa, khususnya dalam pemanfaatan teknologi informasi dan penguatan kelembagaan ekonomi desa. Kegiatan diawali dengan sesi On the Job Training (OJT) pembuatan Blogspot yang disampaikan oleh Sultan Darampa selaku Tenaga Ahli Kabupaten Kolaka Utara. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan secara rinci tahapan pembuatan blog mulai dari proses pendaftaran, pengaturan tampilan, hingga teknik pengelolaan konten yang efektif dan informatif.

Peserta tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga diajak untuk praktik langsung dalam membuat dan mengelola blog desa masing-masing. Hal ini bertujuan agar pendamping desa mampu mengoptimalkan penggunaan Blogspot sebagai media publikasi kegiatan desa, sarana transparansi informasi, serta dokumentasi program pembangunan yang dapat diakses oleh masyarakat luas. Selain itu, blog juga diharapkan menjadi wadah promosi potensi desa guna mendukung pengembangan ekonomi lokal.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai pemeringkatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) oleh Sufly yang juga merupakan Tenaga Ahli Kabupaten Kolaka Utara. Dalam sesi ini, peserta diberikan pemahaman komprehensif terkait indikator penilaian BUMDes, mulai dari aspek kelembagaan, usaha, administrasi, hingga dampak ekonomi terhadap masyarakat desa. Sufly menekankan pentingnya tata kelola BUMDes yang profesional, transparan, dan akuntabel guna meningkatkan daya saing serta keberlanjutan usaha desa.

Lebih lanjut, disampaikan pula strategi peningkatan kinerja BUMDes melalui inovasi usaha, penguatan manajemen, serta peran aktif pendamping desa dalam melakukan pembinaan dan pendampingan. Pendamping desa diharapkan mampu menjadi fasilitator yang efektif dalam mendorong BUMDes agar berkembang menjadi motor penggerak ekonomi desa yang mandiri dan berkelanjutan.

Kegiatan Rakor berlangsung secara interaktif dengan adanya sesi diskusi dan tanya jawab antara pemateri dan peserta. Berbagai permasalahan dan tantangan yang dihadapi di lapangan turut dibahas secara konstruktif untuk mendapatkan solusi bersama.

Melalui pelaksanaan kegiatan ini, diharapkan seluruh Tenaga Pendamping Profesional di Kabupaten Kolaka Utara semakin meningkat kapasitas dan kompetensinya, khususnya dalam pemanfaatan teknologi digital serta penguatan kelembagaan ekonomi desa. Dengan demikian, peran pendamping desa dalam mendukung pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.