Oleh: Annisa FS
Watunohu – Pendamping Desa Kecamatan Watunohu melaksanakan kegiatan koordinasi bersama Camat Watunohu, Zakaria Kasim, SH, terkait pelaksanaan On the Job Training (OJT) Kader Pembangunan Manusia (KPM) dalam rangka mendukung percepatan penurunan stunting di wilayah Kabupaten Kolaka Utara.Kegiatan koordinasi ini berlangsung di Kantor Kecamatan Watunohu dan dihadiri oleh Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa, serta unsur pemerintah kecamatan. Pertemuan tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi lintas sektor dalam pelaksanaan OJT KPM di seluruh desa di Kecamatan Watunohu.
Dalam arahannya, Camat Watunohu menekankan pentingnya peran Kader Pembangunan Manusia sebagai ujung tombak dalam upaya konvergensi pencegahan stunting di tingkat desa. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan program ini sangat ditentukan oleh kualitas pendataan, pemantauan, serta pelaporan yang dilakukan oleh KPM di lapangan.
Pendamping Desa (Rusmin, ST) dalam kesempatan tersebut memaparkan rencana pelaksanaan OJT yang meliputi peningkatan kapasitas kader dalam pendataan sasaran rumah tangga 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), pemantauan layanan kesehatan dan gizi, serta penggunaan aplikasi e-HDW sebagai instrumen pelaporan kegiatan.
Selain itu, dibahas pula strategi pendampingan yang efektif agar KPM dapat menjalankan tugasnya secara optimal, termasuk koordinasi dengan pemerintah desa dan tenaga kesehatan setempat. Sinergi antara pemerintah kecamatan, pendamping desa, dan kader diharapkan mampu mempercepat pencapaian target penurunan stunting di wilayah Watunohu.Kegiatan koordinasi ini diharapkan menjadi langkah awal yang strategis dalam memastikan pelaksanaan OJT KPM berjalan efektif, terarah, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Kolaka Utara.Watunohu – Pendamping Desa Kecamatan Watunohu melaksanakan kegiatan koordinasi bersama Camat Watunohu, Zakaria Kasim, SH, terkait pelaksanaan On the Job Training (OJT) Kader Pembangunan Manusia (KPM) dalam rangka mendukung percepatan penurunan stunting di wilayah Kabupaten Kolaka Utara.
Kegiatan koordinasi ini berlangsung di Kantor Kecamatan Watunohu dan dihadiri oleh Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa, serta unsur pemerintah kecamatan. Pertemuan tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi lintas sektor dalam pelaksanaan OJT KPM di seluruh desa di Kecamatan Watunohu.
Dalam arahannya, Camat Watunohu menekankan pentingnya peran Kader Pembangunan Manusia sebagai ujung tombak dalam upaya konvergensi pencegahan stunting di tingkat desa. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan program ini sangat ditentukan oleh kualitas pendataan, pemantauan, serta pelaporan yang dilakukan oleh KPM di lapangan.
Pendamping Desa dalam kesempatan tersebut memaparkan rencana pelaksanaan OJT yang meliputi peningkatan kapasitas kader dalam pendataan sasaran rumah tangga 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), pemantauan layanan kesehatan dan gizi, serta penggunaan aplikasi e-HDW sebagai instrumen pelaporan kegiatan.
Selain itu, dibahas pula strategi pendampingan yang efektif agar KPM dapat menjalankan tugasnya secara optimal, termasuk koordinasi dengan pemerintah desa dan tenaga kesehatan setempat. Sinergi antara pemerintah kecamatan, pendamping desa, dan kader diharapkan mampu mempercepat pencapaian target penurunan stunting di wilayah Watunohu.
Kegiatan koordinasi ini diharapkan menjadi langkah awal yang strategis dalam memastikan pelaksanaan OJT KPM berjalan efektif, terarah, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Kolaka Utara.Watunohu – Pendamping Desa Kecamatan Watunohu melaksanakan kegiatan koordinasi bersama Camat Watunohu, Zakaria Kasim, SH, terkait pelaksanaan On the Job Training (OJT) Kader Pembangunan Manusia (KPM) dalam rangka mendukung percepatan penurunan stunting di wilayah Kabupaten Kolaka Utara.
Kegiatan koordinasi ini berlangsung di Kantor Kecamatan Watunohu dan dihadiri oleh Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa, serta unsur pemerintah kecamatan. Pertemuan tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi lintas sektor dalam pelaksanaan OJT KPM di seluruh desa di Kecamatan Watunohu.
Dalam arahannya, Camat Watunohu menekankan pentingnya peran Kader Pembangunan Manusia sebagai ujung tombak dalam upaya konvergensi pencegahan stunting di tingkat desa. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan program ini sangat ditentukan oleh kualitas pendataan, pemantauan, serta pelaporan yang dilakukan oleh KPM di lapangan.
Pendamping Desa dalam kesempatan tersebut memaparkan rencana pelaksanaan OJT yang meliputi peningkatan kapasitas kader dalam pendataan sasaran rumah tangga 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), pemantauan layanan kesehatan dan gizi, serta penggunaan aplikasi e-HDW sebagai instrumen pelaporan kegiatan.
Selain itu, dibahas pula strategi pendampingan yang efektif agar KPM dapat menjalankan tugasnya secara optimal, termasuk koordinasi dengan pemerintah desa dan tenaga kesehatan setempat. Sinergi antara pemerintah kecamatan, pendamping desa, dan kader diharapkan mampu mempercepat pencapaian target penurunan stunting di wilayah Watunohu.
Kegiatan koordinasi ini diharapkan menjadi langkah awal yang strategis dalam memastikan pelaksanaan OJT KPM berjalan efektif, terarah, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Kolaka Utara.














